Sunday, March 31, 2013

1 Lelaki 2 Perempuan


Dari balik kaca jendela mobil yang basah menyisakan tetesan hujan yang dingin juga gelap, ada dua anak perempuan dan satu lelaki separuh baya. Satu lelaki separuh baya menyetir dengan pikiran yang kalut dan kosong. Permasalahannya terlalu banyak namun ia masih bisa tersenyum sambil menghisap tembakau yang selalu menyala setiap waktu.
Satu perempuan cantik duduk dengan anggun disebelahnya. Ia begitu cantik dibalut dengan gaun berwarna hijau alpukat muda. Ia selalu cantik memakai warna apapun, entah merah muda, kelabu, kuning keemasan atau warna lainnya. Ia tetap dan akan selalu cantik. Siapapun yang melihatnya akan tersenyum melihat sosok perempuan ini.
Di belakangnya, ada satu perempuan dengan penampilan yang biasa saja, riasan yang biasa saja, sepatu yang biasa saja, tas yang biasa saja juga basah kuyup. Rambutnya kusut belum disisir. Ia menata rambut lusuhnya dengan membentuk bulatan kecil agar tak terlihat semakin lusuh.
Hampir setiap waktu satu lelaki paruh baya dan dua anak perempuan mengitari jalanan kota hingga larut malam dan pagi menjelang. Mereka mempunya hari-hari yang tak sama dengan setiap hari yang dijalaninya. Meski mereka pergi bersama pulang bersama dan berbeda arah juga dengan tujuan yang berbeda. Hidup yang berbeda. Cara mereka mencari dunia juga berbeda.
Mereka membentuk suatu satu yang bernama, keluarga.

31 Maret 2013
21:15

No comments:

Post a Comment