Awalnya aku merasa dirimu berbeda
Aku hanya mengikuti perasaanku meyakinimu
Walau ku tahu waktumu sedikit
untukku
Dan rindu yang selalu menyita
hatiku
Aku tahu, kau mencintaiku
Namun mengapa dirimu berbeda,
bukan dirimu yang dulu aku tahu
Aku tahu, kau menyayangiku
Tapi mengapa kau lebih
membahagiakan dia disaat ku bahagiankanmu
Separuh waktuku hanya untuk
mengisi ruang hatimu
Tapi kini aku tahu,
Separuh waktumu hanya untuk
membagi hatimu untuk dia
Sebagian hidupku kuhabiskan untuk
menuruti keinginanmu
tapi kini aku tahu,
Sebagian hidupmu kau habiskan
untuk menuruti hasratmu yang keliru
Mudahnya hatimu tergoda oleh kasih
yang tak pasti
Sekejap saja kau menghianati
janjimu sendiri
Perlahan-lahan kata-kata dustamu
telah menyiksa hatiku
Sulitku memercayai perubahan
dalam dirimu ini
Namun masih ada sisa hati yang
ingin memaafkanmu
Walau hati melawan diri yang
meronta ingin mengakhiri
Berjuta maaf yang kau ucap takkan
hilangkan dusta
Semuanya telah berubah hanya
sesal yang kau rasa
Meskipun bayang-bayang kekeliruanmu
takkan pernah hilang
Namun ..
Sampai kapanpun kau berlari,
takkan pernah ada yang sangat
menyayangimu seperti aku
dan sampai manapun kau mencari,
takkan pernah ada yang mencintai
kekuranganmu seperti aku
No comments:
Post a Comment