Aku dan kamu itu manusia. Aku dan
kamu itu lelaki dan perempuan. Hanya perempuan yang tidak tahu rasa jika
detik-detik dan jam-jam itu dianggap suatu kehambaran. Aku perempuan yang penuh
rasa dan kamu sebagai lelaki itu memintaku tak jatuh terlalu dalam. Sudah
terlanjur, aku perempuan yang sudah kamu bawa jatuh semakin dalam.
Tetapi,
Mungkin pada akhirnya rasa itu
akan hilang dengan sendirinya. Suatu saat rasa itu akan menjadi air tak
bermuara. Tanpa tujuan, mengalir terbawa arus dan pergi. Jika benar rasamu
terjalin juga seperti aku, mungkin rasa itu tak akan ada jawaban yang sama.
Hubungan tanpa harapan, cita dan masa depan, itulah aku dan kamu.
4 September 2012
21:22
No comments:
Post a Comment