Perlu ada introspeksi dari diri sendiri. Ternyata sifat
burukku tak lebih baik dari dirinya. Seharusnya dari dulu aku berkaca, apa yang
kurang dariku bukan apa yang kurang darinya. Terkadang manusia hanya melihat
sisi buruk seseorang dan itu nyata, aku yang rasakan. Lepas darinya banyak
pembelajaran diri untukku juga hidupku.
Aku merasa ada yang tidak beres dengan diri aku sendiri.
Sedikit demi sedikit aku menyadari itu dan memang, tidak ada yang mengerti
sifatku sendiri selain diri sendiri bahkan untuk memahami sifat sendiripun itu
sulit. Menerima apa yang sudah aku miliki itu juga sulit. Manusia memang
terkadang lupa bersyukur.
Semua yang aku lakukan akhir-akhir ini memang terlalu
terburu-buru. Aku tidak mau dibilang lamban dan tidak memiliki yang namanya
sikap. Dulu aku memang tak pernah bisa mengambil sikap dan keputusan tanpa
ke-plinplan-an. Perubahan yang aku lakukan memang terlalu cepat dan ‘gak
santai’ tapi itu aku lakukan untuk mencari apa yang namanya bahagia.
Bahagia itu aku yang rasa, bukan kau ataupun dia.
Agustus 2012
No comments:
Post a Comment