Monday, September 30, 2013

Inner Rage (Kemarahan Batin)

“Kadang sering nrimo dan legowo dalam hidup itu kurang bagus juga karena kadang kita perlu energi marah supaya semangat mengubah nasib”- Ika Natassa

Kalimat tersebut membuatku membuka mata. Ternyata selama ini terlalu pasrah dan menerima keadaan itu bukanlah hal yang yang baik. Aku selalu menginginkan semua hal baik-baik saja. Ketakutanku terlalu berlebihan, aku takut semua hal berubah, aku takut hal buruk akan menimpaku dan aku takut jika kemarahanku akan menyakiti hati orang lain. Tak pernah siap untuk menerima perubahan yang buruk.
Apakah mungkin nasibku seperti ini karena terlalu nrimo dan legowo? Energi untuk marah rasanya sudah berkurang. Kekuatan untuk memecahkan emosi sudah berlalu. Aku hanya tak mau hanya karena ingin melapiaskan ego dan amarah semua hal bisa berubah. But, honestly, I wanna angry, shout and cry but I’m too scared.
Namun hal yang mendasari sebuah perubahan adalah dari dorongan hati kita sendiri. Ya, aku memang ingin suatu perubahan tapi perubahan yang baik tapi apakah dengan menyimpan amarah dalam batin bisa mengubah nasib?
A little dose of rage bisa membuatmu sedikit lega. Menyimpan sedikit amarah dalam batin dan memotivasi diri sendiri dengan cara membuktikan bahwa diri kita tidak pantas dilecehkan atau rendahkan. Tunjukkan tanpa dendam bahwa diri kita seorang yang ‘bisa’ dan tidak mudah dimanfaatkan. Memang hidup kita harus bermanfaat bagi orang lain tapi jangan mau dimanfaatkan. Bulatkan tekad, simpan amarah dalam batin untuk menunjukkan bahwa diri kita adalah seseorang yang istimewa dan berbeda.

Senin, 30 September 2013

18:20

No comments:

Post a Comment