Thursday, September 20, 2012

Beda


Awalnya aku merasa dirimu berbeda
Aku hanya mengikuti perasaanku meyakinimu
Walau ku tahu waktumu sedikit untukku
Dan rindu yang selalu menyita hatiku

Aku tahu, kau mencintaiku
Namun mengapa dirimu berbeda, bukan dirimu yang dulu aku tahu
Aku tahu, kau menyayangiku
Tapi mengapa kau lebih membahagiakan dia disaat ku bahagiankanmu

Separuh waktuku hanya untuk mengisi ruang hatimu
Tapi kini aku tahu,
Separuh waktumu hanya untuk membagi hatimu untuk dia

Sebagian hidupku kuhabiskan untuk menuruti keinginanmu
tapi kini aku tahu,
Sebagian hidupmu kau habiskan untuk menuruti hasratmu yang keliru

Mudahnya hatimu tergoda oleh kasih yang tak pasti
Sekejap saja kau menghianati janjimu sendiri
Perlahan-lahan kata-kata dustamu telah menyiksa hatiku
Sulitku memercayai perubahan dalam dirimu ini

Namun masih ada sisa hati yang ingin memaafkanmu
Walau hati melawan diri yang meronta ingin mengakhiri
Berjuta maaf yang kau ucap takkan hilangkan dusta
Semuanya telah berubah hanya sesal yang kau rasa

Meskipun bayang-bayang kekeliruanmu takkan pernah hilang
Namun ..
Sampai kapanpun kau berlari,
takkan pernah ada yang sangat menyayangimu seperti aku
dan sampai manapun kau mencari,
takkan pernah ada yang mencintai kekuranganmu seperti aku


 April 14, 2010


Karena, Jalanku bukan Disini


Ternyata bukan jalan ini yang aku cari
Terlalu cepat aku mengakui itu
Masih ada jalan-jalan yang indah
Bukan menyakiti diri sendiri
Percuma bila aku terus menelusuri
Takkan ada ujung jalan yang kunanti
Berat ku melangkah untuk pergi
Tapi aku harus menerima jalanku
Karena ..
Jalanku bukan disini!
Waktu masih panjang
Waktu takkan menanti
Mencari, menelusuri jalan
Tak sanggup tuk terus ada disini
Karena ..
Jalanku bukan disini
Jalan ini membuatku jemu
Kelelahan tiada habis
Terlarut dalam kesetiaan
Kesetiaan yang menyakitkan
Lepaskan aku segera!
Aku hanya ingin bernafas sedikit saja!
Dan berlalu meninggalkan
Karena ..
Jalanku bukan disini
Bukan aku yang menelusuri jalan
Tapi,
Jalan yang mencari jejak hidupku!

2010

Tak Sama


Ada waktu dimana aku tak bisa bergerak
Untuk bernafaspun aku sulit
Mulutmu yg membuatku seperti terkapar dalam kematian
Namun,
Dalam hati kecil masihku ingin menjadi bagian hidupmu
Layung itu mulai meronakan warna
Semakin membiru dengan corak
Kaki-kaki melangkah beriring-iring
Melangkah yang tak sama

2011

3rd January


I feel the time pass without your smile
Quiet that filled my day
Someday you’ll be go home
Anchored in love to my arms
Because your hug will always makes me…
 fallin in love

Maybe yesterday I’m are not your mine
But still my heart  for  you
Millions man of my side choice
Would can’t change you
I will waiting for you
Although to be long times
I will remain faithful waiting
I know you just for me

Let my time
Spend by the waiting
Until you believe how big
My love for you, I keep waiting

Desember 2011

Bahagia untuk Kamu


Bahagia adalah melihat orang yang dicintai bahagia
Rasa sakit itu ada, rasa sakitmu dan rasa sakitku
Namun…
Bahagia yang kau rasakan nanti akan melebihi rasa bahagiaku
Kau berhak bahagia, begitu pula aku
Aku hanya kesedihanmu walau dulu aku kebahagiaanmu
Teruslah berjalan dengan asa dan impianmu
Aku takkan menemuimu di persimpangan jalan lagi
Karena yang aku tahu,
Bahagia itu kau yang rasa.
Aku tak mencari seorang yang lebih baik darimu, karena kau memang selalu jadi yang terbaik.
Kefanaan dunia  yang kita jalani hari ini akan menjadi cerminan kehidupan di masa depan.
Melepasmu itu menyakitkan. Menyakitimu itu  adalah kesedihan. Kesedihanmu itu kesedihanku.
Selamat ulangtahun ke 22 untuk kamu.
Terlalu banyak doa dariku untukmu, hingga Tuhan sudah mencatatkan jalan yang terbaik untukmu
Di depan sana ada masa depan yang baik untukmu, teruslah berjalan.
Ada yang harus berkorban untuk mencapai suatu kebahagiaanmu.
Asa, cita, harapan dan mimpi akan menemuimu suatu saat nanti.
Doaku selalu ada untukmu, citamu, harapanmu, mimpimu dan kebahagiaanmu.
Tak akan ada lagi kesedihanmu  jika aku pergi hari ini sayang
Selamat ulangtahun sayang.

I love u more than everything dearest.
Don’t look back.
Someday, you can get the ‘best’.
Because,
God has a big plan for you dear.


17 Agustus 2012

Saturday, September 15, 2012

Bandung Bukan Kebahagiaanku


Kini bandung sudah tak ingin bersahabat denganku lagi. Terlalu banyak tenggelam dalam kepahitan. Aku ingin meninggalkanmu untuk sesaat dan aku akan kembali lagi kesini tapi entah kapan, tak tahu pasti. Bukannya aku tak cinta padamu lagi tapi aku yakin kebahagiaanku bukan disini, bukan di Bandung. Kebahagiaanku ada di luar sana yang keberadaannya entah dimana.
Tahun depan, aku harus pergi. Kepahitan akan terus mencariku jika aku masih terus disini. Masalahku tak akan pernah selesai jika aku betahan di tempat yang sudah tak menginginkanku lagi. Hidupku mungkin akan lebih baik jika aku berdiri di tempat dimana tak ada seorangpun yang mengenaliku. Memang terlalu dangkal jika aku harus pergi dan meninggalkan yang menurutku ‘suatu masalah’ di Bandung. Namun hanya itu jalan satu-satunya. Meninggalkanmu, Bandung.
Aku hanya ingin bahagia di luar sana. Maafkan aku.

31 agustus 2012
23:58

Tunggu Aku Enam Bulan Lagi (1)


Awalnya kehadiranmu saat itu tak pernah aku sadari. Aku hanya mengenal dan mengetahuimu sebagai teman kakakku atau yang lebih pas sebagai relasi kerja. Tak pernah terlintas sedikitpun untuk bisa dekat denganmu, karena aku masih dengannya saat itu. Namun, waktu berkata lain. Ketika aku menyudahi hubunganku dengannya, kau hadir penyembuh luka di hatiku. Akupun tak pernah tahu isi hatimu saat itu. Bodohnya aku yang tak pernah mengetahui semua itu.
Kedekatan kita saat itu hanya terbatas sampai sms saja, selebihnya tak pernah ada dan aku menganggapnya itu hal yang biasa. Belum ada perhatian-perhatian kecil darimu yang membuatku sadar akan kenyataan.
Di saatku mengalami putus cinta yang hebat dan membuatku sedikit terhentak, aku dekat dengan seorang teman lama semasa sekolah dulu. Tentu kamu tahu dia. Ya, dia Yuda. Dia mencoba menyalip saatku sedang terjatuh. Mungkin dasar aku sedang terlalu galau olehnya, sedikit demi sedikit hatiku luluh padanya. Walau terdengar ironi, baru saja putus sudah dapat gebetan baru. Akupun cukup dekat dengan Yuda dan saat itu aku masih belum menyadari penuh bahwa kau ada dibelakangku.
...................................................................................................................................................
November - Desember 2011