Wednesday, February 12, 2014

Menemukan Sebuah Perjalanan Pendek

"Sebuah perjalanan panjang yang berliku selalu butuh tempat untuk pulang" -perempuansore

Perjalanan baru saja dimulai. Aku sedang ingin menemukan sesuatu atau mungkin seseorang. Entahlah benda semacam apa yang sedang aku ingin temukan. Aku tak tahu apa yang harus aku temukan tetapi aku harus menemukannya. Agar ketika pulang, aku bisa disebut sebagai 'orang'.

Pernahkah kamu berada di atas jembatan kayu tua yang hampir runtuh? Kamu berada di tengah jembatan tersebut, apa yang akan kamu lakukan? Berjalan kembali ke tempat asalmu atau tetap berjalan ke depan dengan risiko kamu akan terjatuh ke dasar sungai yang dalam penuh dengan bebatuan namun jika kamu berhasil melewati jembatan tersebut, kamu bisa menemukan apa yang kamu ingin temukan. Jadi, jalan mana yang akan kamu pilih?

Hatiku tak sekeras batu atau tak pula selembek pepaya busuk. Bukan juga air yang bisa mudah terbawa arus. Entah harus diumpakan seperti apa aku ini. Aku hanya sedang ingin melakukan perjalanan dalam waktu singkat sebelum bertemu dengan mr.Right di pelaminan sebagai mempelai, bukan sebagai tamu. Ketakutanku terlalu berlebihan memang, aku takut tidak bisa melakukan apapun yang aku inginkan jika aku menikah.

Perempuan harus menikah. Lelaki harus menikah. Semua orang harus menikah dan aku pun harus menikah. Tapi mungkin aku tak akan menikah dahulu sebelum aku menemukan apa yang aku ingin temukan.

Waktu teramat  singkat. Bergegaslah melakukan perjalanan dan temukanlah apa yang ingin kamu temukan. Bukan mencari apa yang ingin kamu cari. 

Tangerang, 12 Februari 2014

No comments:

Post a Comment