Aku
meng-iya-kan pada sebuah kutipan di quotes of tumblr “Jangan jatuh pakai hati,
jangan cinta sampai mati”. Ketika kamu sudah jatuh pakai hati dan lagi-lagi
jatuh terlalu dalam maka janganlah cinta sampai mati. Itu akan terasa
menyakitkan juga menyedihkan bila tidak ada timbal balik yang sama dari
pasangan.
Begitupun
yang dikatakan Zarry Hendrik, “Jika ia
memperlakukanmu dengan buruk dan kau tetap tak bisa lepas darinya, mungkin kau
hanya mencanduinya, bukan mencintainya” seakan ada bisikan yang membuatku
mengangguk dan berkata setuju dengan apa yang diungkapkannya. Apakah ia
memperlakukanku dengan buruk? Tidak. Dia memperlakukanku dengan baik. Sangat
baik tapi entahlah jika ia sedang di belakangku. Aku tak tahu.
Seperti sebuah tamparan. Aku terhentak membaca beberapa
potong kalimat tersebut. Apakah benar? Tetapi perasaanku mengatakan, iya. Namun
semoga tidak, ini hanya perasaanku yang terlalu peka hingga terjadi kecurigaan.
Hhmm....
Detak jantungku kencang lagi, sakit terasa hingga sela jerami.
Nafasku memendek. Selalu seperti ini. Bosan merasakan kalut yang sama.
Aku berpikir, mungkin ini adalah sebuah pembalasan yang tidak
disengaja. Bukan darimu atau dari dia tetapi dari-Nya. Agar aku merasakan
rasanya seperti ini. Merasa dibohongi dan dicurangi. Hal yang sangat buruk.
Terkadang ada saatnya aku tahu dan peduli dengan hal yang ada
di belakangnya sebelum aku. Namun jika melihat terlalu jauh, aku akan jatuh.
6
Mei 2013
00:13
No comments:
Post a Comment